Zeolit, mineral alami yang memiliki kemampuan adsorpsi luar biasa, telah muncul sebagai batu penjuru dalam pengolahan air, terutama di bidang akuakultur. Sifat uniknya memungkinkannya untuk secara efisien menghilangkan amonia, produk sampingan berbahaya di lingkungan air, melalui proses yang dikenal sebagai denitrogenasi.
Sebagai bahan filter, zeolit memberikan solusi yang sangat efektif untuk menjaga kualitas air dalam sistem budidaya air. Struktur porosnya berfungsi seperti spons, menangkap amonia dan kontaminan lainnya, sehingga mencegah akumulasi dan potensi toksisitas terhadap kehidupan air. Penggunaan filter zeolit tidak hanya memastikan air yang lebih bersih tetapi juga mendukung pertumbuhan dan perkembangan sehat organisme air.
Selain itu, sifat regeneratif zeolit memungkinkan penggunaannya kembali setelah jenuh, membuatnya menjadi pilihan yang ekonomis dan ramah lingkungan untuk pengolahan air dalam budidaya air. Dengan memanfaatkan sifat adsorpsi kuat zeolit, operator budidaya air dapat secara signifikan meningkatkan kesehatan dan produktivitas keseluruhan sistem mereka, menciptakan lingkungan air yang subur.
Item |
unit |
Spesifikasi |
Kepadatan curah |
g/cm3 |
1.8 ~ 2.2 |
Luas permukaan |
m2/g |
500 ~ 800 |
Tingkat larut dalam asam klorida |
% |
≤0.1 |
tingkat keausan |
% |
<0.5 |
Kapasitas pertukaran total |
mg/g |
2.2 ~ 2.5 |